08973944500

[email protected]

Today :

Penyaluran Zakat Fitrah LAZ Al-Khairiyah: Strategi Terencana untuk Pemberdayaan Ekosistem Internal

Al-Khairiyah

Mar. 19, 2026

Cilegon, – Dalam bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M, Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al-Khairiyah melaksanakan program penyaluran zakat fitrah yang difokuskan kepada mustahik di lingkungan internal institusi. Inisiatif ini merupakan wujud komitmen untuk menghadirkan distribusi yang tepat sasaran, berdampak langsung, dan dijalankan dengan prinsip profesionalisme pengelolaan zakat.

Penyaluran tidak dilakukan secara simultan, melainkan dirancang dalam tahapan terstruktur untuk memastikan efisiensi dan akurasi. Tahap pertama telah dilaksanakan pada 10 Maret 2026, diikuti oleh tahap berikutnya pada tanggal 16 dan 17 Maret 2026. Strategi distribusi difokuskan melalui lembaga serta instansi yang berada di bawah naungan Al-Khairiyah, skema yang dinilai efektif untuk mempercepat alur bantuan sekaligus memastikan penyaluran tepat kepada pihak berhak.

Ketua LAZ Al-Khairiyah, Ustaz Habib Alwi Jamalulel, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian tak terpisahkan dari tanggung jawab institusi dalam mewujudkan manfaat nyata bagi komunitas. “Alhamdulillah, kami telah melakukan pendistribusian zakat fitrah tahap pertama kepada para penerima manfaat melalui lembaga dan instansi di lingkungan Al-Khairiyah,” ujarnya dalam wawancara pada Kamis (19/3/2026).

Mengusung semangat “Dari Al-Khairiyah, untuk Al-Khairiyah”, penyaluran zakat fitrah tidak hanya berfungsi sebagai simbol solidaritas antar anggota komunitas, tetapi juga sebagai strategi untuk memperkuat ekosistem sosial berbasis nilai-nilai keumatan. Pendekatan bertahap yang diterapkan sejak awal Ramadan menunjukkan keseriusan LAZ Al-Khairiyah dalam mengelola zakat secara terukur dan tepat waktu, menjadikannya sebagai instrumen pembangunan bukan sekadar aktivitas rutinitas tahunan.

Menurut Habib Alwi, zakat fitrah memiliki dimensi sosial yang mendalam, terutama dalam upaya menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan menjelang Hari Raya Idulfitri. “Program ini bertujuan membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan agar mereka juga bisa merasakan kebahagiaan di bulan Ramadan, khususnya saat menyambut hari kemenangan,” jelasnya.

Selain dampak sosial, ia juga menekankan aspek spiritual dari zakat yang ditunaikan oleh muzakki. “Semoga setiap zakat yang kita keluarkan menjadi jalan keberkahan, mensucikan harta, dan menghadirkan kebahagiaan bagi sesama,” tambahnya.

Penyaluran zakat fitrah akan terus dilanjutkan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri, dengan memperluas jangkauan penerima manfaat secara bertahap. LAZ Al-Khairiyah berkeyakinan bahwa melalui pengelolaan yang amanah dan terstruktur, zakat berpotensi menjadi penggerak utama dalam membangun solidaritas dan meningkatkan kesejahteraan umat secara menyeluruh.

Artikel Terkait