Jakarta, alkhairiyah.or.id – Pengurus Besar (PB) Al-Khairiyah melaksanakan audiensi bersama Direktorat Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia di Jakarta, Selasa, (10/2/2026). Audiensi tersebut disampaikan oleh H. Ahmad Munji selaku Sekretaris Jenderal PB Al-Khairiyah dan diterima oleh Salamun dari Bina Haji.
Dalam pertemuan tersebut, H. Ahmad Munji menyampaikan aspirasi agar warga Al-Khairiyah dapat terlibat dalam proses rekrutmen petugas haji. Keterlibatan ini diharapkan menjadi bagian dari kontribusi nyata organisasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan jemaah haji Indonesia.
PB Al-Khairiyah juga mendorong agar Kemenhaj memfasilitasi proses partisipasi warga Al-Khairiyah dalam kegiatan penyelenggaraan haji dan umrah sesuai dengan regulasi yang berlaku. Selain itu, lembaga haji dan umrah Al-Khairiyah diharapkan dapat bersinergi dengan Kemenhaj guna memperkuat tata kelola dan pelayanan kepada jemaah.
Dalam kesempatan tersebut, pihak Bina Haji menyambut baik aspirasi yang disampaikan dan membuka ruang sinergi kelembagaan. Kemenhaj juga membuka ruang pembinaan kepada pengurus Al-Khairiyah dari tingkat wilayah hingga daerah, khususnya dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan pemahaman regulasi penyelenggaraan haji dan umrah.
PB Al-Khairiyah turut menyampaikan dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam aspek penguatan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di sektor keagamaan.
Selain itu, PB Al-Khairiyah berharap dapat dilibatkan dalam perumusan kebijakan-kebijakan strategis di lingkungan Direktorat Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, sehingga aspirasi umat dan jaringan organisasi dapat tersalurkan secara konstruktif.
Audiensi ini menjadi momentum awal penguatan kolaborasi antara Pengurus Besar (PB) Al-Khairiyah dan Kemenhaj RI dalam mewujudkan penyelenggaraan haji dan umrah yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan prima bagi jemaah.






