08973944500

[email protected]

Today :

UNIVERSITAS AL-KHAIRIYAH TANDATANGANI KERJASAMA MULTI PERJANJIAN DENGAN INSTITUSI MALAYSIA, LUNCURKAN PROGRAM PKM INTERNASIONAL

Al-Khairiyah

Feb. 12, 2026

Cilegon – Universitas Al-Khairiyah (UNIVAL) melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Memorandum of Agreement (MoA), dan Implementing Arrangement (IA) dengan sejumlah institusi dari Malaysia, antara lain SEGi, MSU, serta Kumpulan Media Karangkraf. Perjanjian kerjasama ini ditujukan untuk mengembangkan kolaborasi dalam sektor pendidikan dan akademik, sekaligus menjadi landasan bagi pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) internasional.

Pada kesempatan tersebut Universitas Al-Khairiyah diwakili oleh Maya Arisandy SE MAk, yang juga menyampaikan pernyataan terkait program dan kegiatan yang dilaksanakan.

“Program PKM internasional dengan tema ‘internationalization three pillar of higher education through academy colaboration, industrial partnership, and global community empowerment’ membuka wawasan saya tentang pentingnya sinergi antara dunia akademik, industri, dan masyarakat global dalam membangun pendidikan tinggi yang berdaya saing internasional,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa melalui sesi kolaborasi akademik, dipahami bahwa pertukaran pengetahuan, riset bersama, dan mobilitas internasional menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Kemitraan industri yang dibahas juga memberikan gambaran nyata bagaimana dunia pendidikan dapat selaras dengan kebutuhan pasar kerja serta mendorong inovasi yang aplikatif. Selain itu, pemberdayaan komunitas global menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab sosial untuk memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat luas.

“Secara keseluruhan, acara ini tidak hanya memperluas perspektif saya mengenai internasionalisasi pendidikan tinggi, tetapi juga memotivasi saya untuk berkontribusi aktif dalam menciptakan kolaborasi lintas sektor dan lintas negara demi kemajuan bersama,” tambahnya.

Maya Arisandy juga menjadi salah satu dosen perwakilan yang berkesempatan menjadi narasumber tamu pada acara yang dihadiri mahasiswa MSU yang tengah menjalani pemilihan konsentrasi. Dari hasil pemungutan suara, sebanyak 40% mahasiswa menunjukkan minat pada bidang akuntansi. Dalam kesempatan tersebut, ia membagikan tips terkait peluang dalam bidang akuntansi dan bisnis di masa depan yang berbasis pada kemajuan teknologi.

“Saya berharap project yang di presentasikan, bisa segera kolaborasi dan implementasi pada 2026 Q3,” pungkasnya.

Kerjasama yang disepakati diharapkan dapat menjadi dasar untuk pelaksanaan berbagai inisiatif bersama sesuai dengan paparan yang disampaikan, termasuk pengembangan program pendidikan, penelitian kolaboratif, serta pembaruan kerangka kerja akademik yang sesuai dengan standar internasional.

Artikel Terkait